7 Cara Sederhana agar Smartphone Aman menurut Peretas Berbahaya
Pada 2020 lalu, BBC Technology melansir informasi bahwa satu miliar perangkat gawai di dunia ini berisiko untuk mengalami pembajakan atau peretasan data. Lebih khusus lagi, bagi pengguna perangkat smartphone menggunakan sistem operasi Android 2012 ke bawah harus lebih waspada terhadap risiko pencurian data dan bahkan pembajakan yang mampu menguasai perangkat seluler yg sedang digunakan.
Bukan tanpa karena, teknologi canggih yang semakin terhubung dengan ruang digital di global maya, akan membuat sistem apa pun rentan terhadap pembajakan. Tetapi, setidaknya, terdapat beberapa cara yang sanggup dilakukan supaya smartphone milikmu tetap kondusif & sulit buat diretas. Yuk, disimak!
1. Aktifkan kata sandi atau sidik jari dalam smartphone milikmu
Penting namun hal ini tak jarang diremehkan sang pengguna smartphone. Yup, dalam dasarnya, penggunaan kata sandi merupakan benteng atau proteksi awal yg akan mencegah orang asing masuk ke pada perangkat milikmu. Gunakan kata sandi yang rumit tetapi sanggup engkau jangan lupa dengan mudah.
Sebaiknya, kata sandi atau password jangan memakai tanggal lahir yg juga diketahui sang orang lain. Pada smartphone yg dilengkapi pemindai sidik jari, ada baiknya fasilitas tadi engkau pakai. Memang, menggunakan ke 2 sistem keamanan ini, tidak menjamin keamanan smartphone milikmu secara 100 %. Namun, setidaknya, langkah awal ini membuat gawai milikmu memiliki benteng awal menjadi sistem perlindungannya.
2. Lengkapi akun primer engkau menggunakan sistem keamanan ganda
Pembajak atau peretas bisa membajak akun, data, & juga semua media sosial milikmu. Menurut halaman Forbes, seluruh jenis smartphone menggunakan akun apa pun pada dalamnya, potensi & risiko pembajakan selalu ada. Tak peduli apakah akun tadi merupakan akun Google, Yahoo, iCloud, Apple ID, atau bahkan akun bank (rekening pribadi), semuanya mampu dibajak & diretas oleh pencuri data.
Nah, salah satu cara digdaya untuk meminimalkan risiko pencurian data dan pembajakan akun, engkau sanggup menambahkan keamanan ganda dalam akun milikmu. Google, contohnya, yang sudah semenjak beberapa tahun lalu menambahkan sistem pembuktian dua langkah. Dengan cara ini, setiap terdapat orang lain yg menggunakan akunmu pada perangkat lain, maka Google akan mengirimkan kode spesifik ke angka pribadimu.
Begitu juga dengan Apple ID & iCloud, pada mana kamu mampu melakukan keamanan 2 langkah seperti yg ada dalam Google. Apakah cara ini sahih-sahih menjamin keamanan akun milik kita? Mungkin tidak 100 %. Namun, setidaknya, orang iseng akan lebih kesulitan jika ingin membobol akun eksklusif milik kita.
3. Gunakan kata sandi atau pola spesifik buat melindungi aplikasi yang sensitif
Aplikasi macam mobile banking, email, galeri foto, SMS, sosial media, WhatsApp, dan semacamnya adalah jenis pelaksanaan yg dianggap relatif sensitif bagi banyak kalangan. Nah, sayangnya, masih poly orang yang nir melindungi aplikasi-pelaksanaan tersebut menggunakan perlindungan spesifik.
Ada beberapa cara yg bisa kamu lakukan buat melindungi pelaksanaan sensitif milikmu. Salah satunya merupakan penggunaan kata sandi jika ingin membuka pelaksanaan. Bisa juga memakai pola pattern (desain garis) buat membuka pelaksanaan sensitif tersebut. Meskipun dirasa relatif bikin capek, cara ini masih dianggap menjadi cara mudah buat melindungi pelaksanaan misteri milikmu.
Oh ya, istilah sandi atau pola pattern juga mampu engkau pakai di pelaksanaan Google Play Store. Yup, cara sederhana ini akan mencegah kamu agar terhindar dari ketidaksengajaan mengunduh aplikasi yg berbahaya. Seperti yang kita ketahui, mungkin ada beberapa pelaksanaan yang bisa mencuri data kita meskipun mereka masuk pada play store resmi.
4. Jangan mengunduh aplikasi sembarangan
Jangan mengunduh sesuatu yg tidak jelas asal-usulnya. Untuk lebih amannya, engkau mampu melakukan aktivitas unduh atau download melalui play store resmi seperti Google Play buat smartphone Android & App Store untuk smartphone iPhone. Meski begitu, kamu masih wajib permanen berhati-hati pada mengunduh pelaksanaan di platform resmi.
Bukan tanpa sebab, beberapa aplikasi pada platform resmi pula ternyata rentan dalam hal pencurian data. Menurut data yg ditayangkan dalam page CNet, rupanya terdapat poly aplikasi pada platform resmi Google Play yg dicurigai mampu mencuri data pengguna smartphone. Hal ini tentu saja segera diantisipasi sang Google dan mereka selalu melakukan seleksi ketat terhadap aplikasi apa pun yang ada dalam platform mereka.
Beberapa aplikasi berbahaya juga diberitakan pernah terdapat pada App Store resmi milik Apple. Menurut informasi pada page Forbes, sedikitnya terdapat 17 pelaksanaan yang diduga membawa virus atau sistem berbahaya bagi iPhone. Tentu saja yang paling ditakutkan adalah pencurian data menurut pengguna smartphone yg bersangkutan.
5. Perhatikan biar akses bagi semua pelaksanaan yang terdapat di smartphone milikmu
Jangan asal-asalan memberikan izin akses pada semua pelaksanaan digital. Perhatikan bila biar akses tersebut terlihat sangat tidak masuk akal, hal ini patut dicurigai menjadi bisnis pencurian data. Apabila memasang aplikasi kalkulator, contohnya, seharusnya kamu tidak akan disodorkan biar akses buat kontak dan galeri.
Jika memang biar akses yg disodorkan terasa absurd & gak lumrah, segera batalkan pemasangan pelaksanaan pada smartphone milikmu. Faktanya, terdapat poly pelaksanaan liar pada luar sana yang tengah mengintai & menunggu pengguna smartphone lengah. Apabila asal-asalan memasang & memberikan biar akses, siap-siap saja seluruh data pada gawai milikmu dibajak atau disandera.
Hal ini bukanlah kemustahilan. Peretas jahat pada luar sana sanggup mencuri data-data pribadi kita & ujung-ujungnya melakukan pemerasan. So, buat mencegahnya, jangan sekali-kali memberikan izin akses yg dianggap mencurigakan. Jika engkau seorang pemain game, akan lebih baik bila kamu punya dua smartphone buat meminimalkan ketidaksengajaan pada hadiah izin akses ke gawai milikmu.
6. Abaikan SMS atau chat yg mencurigakan
apabila engkau menerima SMS atau chat yg mencurigakan, usahakan abaikan saja. Hapus & apabila perlu blokir saja angka asing tadi. Pasalnya, ada poly kasus penipuan & pencurian data yang diakibatkan kelengahan pemilik smartphone dalam berinteraksi menggunakan SMS & chat tersebut.
Laman Security Metrics menulis bahwa ancaman keamanan dalam smartphone dan jua personal komputer mampu terjadi setiap saat melalui spam, virus, malware, atau cara-cara pembajakan lainnya. Ada cara licik yg sanggup dilakukan oleh peretas buat melancarkan aksinya. Bisa saja mereka memberikan sebuah tautan (link) yang akan mengakibatkan data-data sensitif seperti istilah sandi & email bisa terekspos sang peretas.
Itu sebabnya, mengabaikan SMS, penelepon, & chat yang mencurigakan merupakan cara awal buat terhindar menurut penipuan & pencurian data. Jangan gampang terpesona menggunakan banyak sekali macam serangan seperti undian berhadiah, permintaan pulsa, atau ancaman berdasarkan pihak mana pun.
7. Aktifkan sistem temukan perangkat atau find device
Biasanya, dalam beberapa merek smartphone terkenal macam Samsung, iPhone, Xiaomi, Huawei, Oppo, & sebagainya sudah dilengkapi menggunakan sistem keamanan sophisticated, yakni find device. Sebetulnya, sistem ini sudah terdapat sejak dulu, namun kini sistem tersebut dibuat lebih kompleks dan aman sesuai menggunakan perkembangan zaman.
Secara sederhana, find device atau fitur temukan perangkat adalah sebuah sistem terintegrasi yang mampu mencegah pencurian data dalam ketika smartphone dan gawai kita hilang atau dicuri. Dengan fitur ini, engkau bisa mengontrol perangkat atau smartphone milikmu dari jauh melalui akun yang telah terpasang sebelumnya di smartphone yg hilang.
Biasanya, jika smartphone milikmu hilang, ada dua hasil maksimal yg sanggup engkau dapatkan. Pertama, engkau masih sanggup menemukan di mana perangkatmu berada melalui sistem pelacakan akun. Kedua, andaipun smartphone milikmu tidak mampu ditemukan, engkau masih bisa menghapus, menyelamatkan, mengamankan, & merogoh data-datamu berdasarkan jauh agar tidak disalahgunakan oleh si pencuri.
Nah, bagaimana? Apakah engkau telah melakukan langkah-langkah sederhana di atas buat mengamankan smartphone milikmu? Semoga artikel ini mampu menambah wawasan kamu, ya!
